Kalimat-kalimat Rancu

18 Okt

Dalam berbahasa sehari-hari lisan maupun tulisan secara tidak sadar kita sering menggunakan kalimat-kalimat rancu atau kalimat yang salah. Sungguhpun demikian, adakalanya pendengar atau pembaca tidak mempersoalkannya benar karena inti makna kalimat dapat mereka maklumi. Perhatikanlah kalimat-kalimat berikut ini : 1. Pak Kadir mengajar bahasa Inggris di kelas tiga 2. Setiap tanggal 17 Agustus kita memperingati kemerdekaan Republik Indonesia. 3. Pak Direktur sedang memberikan pengarahan. 4. Basril berhasil merebut juara pertama lompat jauh. 5. Dua orang meninggal ketika bus bertabrakan dengan kereta api. 6. Suaranya merdu seperti ayahnya. 7. Seharusnya anda membantunya saat dia dalam kesulitan. 8. Dua warga menegar Nigeria ditangkap karena menyelundupkan obat-obat terlarang secara ilegal. 9. Dirgahayu kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-50. 10. Kita masih membutuhkan penanam investasi asing. Cobalah anda cermati ke-10 kalimat diatas. Jika Anda menganggap bahwa kalimat-kalimat tersebut sudah benar, itulah tanda bahwa Anda harus mempelajari bahasa Indonesia lebih dari yang sudah-sudah. Ke-10 kalimat tersebut mengundang masalah yang rancu. Marilah kita bicarkan satu demi satu: (1) Kesalahan dalam kalimat ini terletak pada kata mengajar. Tidak seorangpun yang dapat mengajar bahasa Inggris. Kita hanya mungkin mengjajar manusia atau binatang. Bahasa Inggris atau bahasa mana pun tidak dapat diajar. Bahasa hanya dapat diajarkan. Jadi, kalimat itu harus berbunyi : Pak Kadir mengajarkan bahasa Inggris di kelas tiga. (2) Republik Indonesia tidak pernah terjajah. Yang pernah terjajah ialah tanah air dan bangsa Indonesia. Jadi kalimat tersebut seharunya berbunyi : Setiap tanggal 17 Agustus kita memperingati hari kemerdekaan Indonesia (tanpa menggunakan kata Republik). (3) Kita hanya mungkin memberikan sesuatu kepada orang lain berupa benda, baik yang kongkrit maupun yang abstrak. Pengarahan bukanlah kata benda (nomina), melainkan proses. Kata bendanya dalah arahan. Arahan-lah yang bisa diberikan. Jadi, kalimat tersebut seharusnya berbunyi : Pak Direktur sedang memberikan arahan. (4) Juara adalah persona/orang yang berhasil merebut peringkat teratas dalam suatu perlombaan. Jadi, tidak mungkin Basril merebut juara (orang). Yang direbut adalah gelar juara atau kejuaraan. Jadi, kalimat tersebut seharusnya berbunyi : Basril merebut gelar juara pertama lompat jauh. (5) Mungkin menurut pemahaman Anda orang yang meningal itu disebabkan bus bertabrakan dengan kereta. Jika benar demikian, Anda keliru. Orang yang meninggal itu tidak karena tabrakan. Peristiwa meninggalnya kedua orang itu berkebetulan sama waktunya dengan tabrakan bus dan kereta api. Meninggalnya ditempat lain, tetapi waktunya bersamaan dengan kecelakaan lalu lintas itu. (6) Tidak mungkin suara seperti ayah. Akan tetapi, suaranya merdu seperti suara ayahnya. Yang sama itu ialah suara, bukan suara dan ayah. Kalimat tersebut seharusnya : Suaranya merdu seperti suara ayahnya. (7) Dalam kalimat 7 kata anda ditulis dengan huruf kecil. Dimanapun letaknya, kata Anda harus dimulai dengan huruf besar karena Anda adalah sapaan. Sapaan harus dimulai dengan huruf besar (kapital). (8) Istilah secara ilegal menjadi berlebihan karena istilah penyelundupan berarti ilegal. Tidal ada penyelundukan yang legal. (9) Kata dirgahayu berarti panjanglah umurnya. Oleh karena itu, jika kita menggunkan kata dirgahayu, tidak boleh ditambahkan lagi angka (yang ke-50). Jika digunakan angka, berarti yang didoakan panjang umum itu hanya pada tahun (angka) itu saja. (10) Investasi berarti penanaman modal. Karena itu tidak perlu lagi ada kata penanam. Kata yang tepat untuk investasi ialah invesment. Penggunaan kata investasi adalah salah kaprah> Baik dalam bahasa Belanda mapun dalam Bahasa Inggirs (jerman, Perancis) tidak ada istilah Investasion atau Investatie.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: